fbpx
Menu Tutup

JALA.AI 2020 PRODUCT LAUNCH

jala.ai

JALA.ai Solusi Meningkatkan Penjualan  

Jakarta, 17 Februari 2020 

Senin, 17 Februari 2020, JALA.ai aplikasi sales software menggelar peluncuran perdananya ke publik. Peluncuran ini bertujuan untuk mengenalkan produk dari aplikasi JALA.ai. JALA.ai merupakan aplikasi yang berbasis pada Lead Management System (LMS) yang dapat membantu memudahkan kegiatan penjualan Sales Officer.

JALA.ai dibangun bukan tanpa alasan. CEO JALA.ai Mirfagah Iqbal menjelaskan bahwa di industri yang memiliki produk dengan harga jual tinggi (high ticket item) punya tantangan yang besar, yaitu bagaimana memantau dan mengukur kinerja Sales Officer hingga mengetahui channel penjualan mana yang paling efektif. 

“Sejak tahun 2019, kami melihat ada beberapa perusahaan kesulitan mengetahui kinerja Sales Officer dalam follow up sejumlah prospek dan juga efektivitas dari promosi online-offline. Hal ini berdampak pada penjualan yang stagnant bahkan cenderung menurun. Dari sana kami kembangkan JALA sebagai solusi. Hasilnya cukup mengejutkan, di industri properti misalnya kami berhasil memberikan dampak pada peningkatan penjualan,” kata CEO JALA.ai atau akrab disapa Aga.

Diakui oleh Aga, JALA hanya sebagai alat bantu. Sinergi antara JALA.ai dan penggunanya adalah kunci keberhasilan dalam meningkatkan penjualan. Integrasi database prospek dari online dan offline ke dalam satu aplikasi sangat dirasakan membantu Sales Officer. Proses digitalisasi data ini mampu memudahkan konversi prospek menjadi pelanggan.

Lebih lanjut Aga menjelaskan, kekuatan JALA.ai lainnya adalah mampu menunjukkan channel atau saluran marketing mana yang paling efektif menghasilkan penjualan. JALA.ai mampu membandingkan saluran marketing baik online maupun offline marketing. Teknologi yang digunakan disebut dengan JALA.ai Pixel atau semacam tracking tool. Di ranah online, teknologi tersebut bekerja sama dengan Pixel yang dimiliki oleh Facebook, Instagram dan juga Google. 

“Aplikasi yang digunakan oleh Sales Officer itu kami sebut JALA Assistant. Salah satu fitur unggulannya adalah penyaluran data prospek secara realtime dari online marketing. Jadi, iklan yang dijalankan di online (FB, IG, Google, Website) yang bertujuan mencari data prospek akan langsung masuk smartphone Sales Officer atau push notification sehingga waktu respon sales officer dalam follow up lead bisa semakin cepat,” paparnya. 

Tidak hanya JALA Assistant, untuk posisi Sales Manager atau Management Level, JALA.ai menghadirkan JALA Dashboard. Fitur yang dimiliki oleh JALA Dashboard antara lain Lead Performance, Campaign Performance, dan Team Performance. Ketiga fitur ini mampu memberikan laporan menyeluruh terhadap kinerja database prospek, perbandingan kegiatan marketing online & offline, sampai kinerja tim.

Pendanaan

Sebagai pemain baru di dunia Start Up, JALA baru memasuki tahap seed funding. Namun, di tahun 2020 ini JALA menargetkan untuk mendapatkan investor baru. 

“Kami sedang proses dengan investor dari luar. Namun, kami juga perlu memilih mana yang paling sesuai dengan visi JALA ke depan,” ujar Aga.

CMO JALA.ai, Guntur Kusuma Ardhy menambahkan bahwa JALA juga akan melakukan penetrasi ke negara lain.

“Walaupun JALA sebagai pemain lokal, tapi mimpi kami tidak hanya berhenti sampai pasar Indonesia saja. Setelah Indonesia, Asia Tenggara adalah target kami berikutnya. Aspek ini juga yang kami pertimbangkan dengan calon investor kami,” tutup Guntur. 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *