fbpx
Menu Tutup

TARGET PASAR DALAM MEMBANGUN BISNIS

Untuk meraih kesuksesan dalam bisnis, Anda harus dapat menyusun strategi pemasaran yang tepat. Hal ini tentu saja dimulai dengan mengetahui target pasar Anda dengan baik. Bagaimana caranya? 

Pada artikel ini, JALA.ai akan membahas mengenai target pasar secara lengkap, termasuk dengan bagaimana cara menentukannya dengan tepat. 

Apa itu target Pasar?

Sebelum kita memahami mengenai strategi pemasaran untuk meningkatkan kesuksesan bisnis Anda, pertama-tama mari kita pelajari terlebih dahulu apa itu target pasar. 

Secara pengertiannya, target pasar adalah sekelompok orang yang menjadi sasaran dari penjualan produk yang memiliki karakteristik yang sama baik dari sisi kebiasaan, demografi, dan lainnya. Atau bisa dikatakan bahwa target pasar merupakan calon pembeli potensial yang harus mendapatkan informasi dan promosi terkait produk Anda. 

Strategi kegiatan pemasaran yang baik dimulai dengan menentukan siapa sasaran pasar yang potensial. Dengan demikian, Anda bisa menerapkan satu strategi yang efektif untuk menawarkan produk yang Anda jual. Lalu, setelah mengetahuinya lantas sebenarnya apa manfaat dari mengetahui hal tersebut bagi produk Anda? 

Manfaat Target Pasar

Manfaat dari Anda memahami siapa target Anda bertujuan untuk memastikan bahwa kegiatan pemasaran yang Anda lakukan tepat sasaran. hal ini berperan penting dalam meningkatkan penjualan dan mengukur tingkat keberhasilannya. Berikut ini 5 manfaat dari mengetahui target pasar dengan baik: 

1. Meningkatkan Penjualan 

Dengan memahami target dari produk Anda, Anda dapat memasarkan produk Anda dengan lebih optimal dibandingkan dengan kompetitor Anda. kemampuan Anda dalam memenuhi kebutuhan pelanggan dengan baik akan mendorong customer loyalty. Ingat bahwasanya, 65% dari keuntungan sebuah perusahaan berasal dari para pelanggan setianya. Jika hal ini diterapkan pada setiap produk, tentu akan memberikan hasil lebih baik. 

2. Mengetahui Budget yang Dibutuhkan 

Kegiatan pemasaran yang Anda lakukan tentunya membutuhkan biaya. Dengan menetapkan sasaran dari pasar Anda terlebih dahulu Anda dapat menyusun strategi yang sesuai agar tepat dengan sasaran. Jadi, anggaran yang Anda keluarkan akan lebih efisien digunakan untuk menyasar pangsa pasar dari produk Anda. 

3. Mengantisipasi Persaingan dengan Baik

Dengan mengetahui sasaran dari pasar Anda, Anda tidak perlu merasa khawatir dengan persaingan kompetitor. Dengan memahami pasar dan kompetitor Anda dengan baik, Anda dapat menciptakan produk yang memiliki keunggulan atau ‘added value’ dibandingkan dengan kompetitor Anda. 

Selalu berusaha memberikan sesuatu yang berbeda agar produk Anda bisa lebih menonjol di pasaran. 

4. Memudahkan dalam Menyiapkan Konten Promosi 

Kegiatan pemasaran tidak dapat berjalan dengan maksimal apabila Anda tidak mengandalkan media untuk memberikan konten promosi. Semakin sesuai konten yang Anda tawarkan kepada calon pelanggan potensial pasar Anda, maka akan semakin menarik perhatian mereka. Dengan demikian, potensi penjualan produk juga bisa jauh lebih maksimal.  

5. Membangun Komunikasi dengan Pelanggan 

Kegiatan komunikasi yang Anda lakukan dengan pelanggan Anda akan jauh lebih mudah. Dengan mengetahui pasar Anda, Anda bisa tahu siapa saja yang layak Anda libatkan dalam kegiatan komunikasi seperti survey, interview atau metode lain. Kegiatan ini sangat penting untuk dilakukan demi perkembangan produk baru yang Anda ciptakan kedepannya. 

Cara Menentukan Target Pasar dengan Tepat 

Sekarang Anda pasti sudah ada gambaran seberapa penting mengetahui target pasar untuk kelangsungan bisnis Anda bukan? Kini waktunya Anda mengetahui cara menentukan target pasar yang tepat, bagaimana caranya? Mari kita pelajari langkah-langkah berikut: 

1. Memulai dengan Asumsi

Jika Anda sudah memiliki produk yang ingin dipasarkan, Anda bisa memulai dengan melihat konsumen Anda saat ini. Buat pangsa pasar yang potensial bagi produk Anda melalui asumsi yang Anda buat terhadap calon konsumen Anda. 

2. Mencermati Persaingan Pasar

Setiap produk pasti memiliki kompetitor, oleh sebab itu Anda harus dapat mengamati kompetitor Anda dengan baik. Hal ini akan membantu Anda dalam menemukan celah untuk memenangkan hati calon pelanggan Anda. 

3. Berkomunikasi dengan Pelanggan Anda

Dalam bisnis, kebanyakan hanya fokus dalam memberikan komunikasi satu arah saja. Bangunlah komunikasi dua arah untuk mempermudah Anda dalam mengetahui keinginan dan kebutuhan dari pelanggan Anda. 

4. Manfaatkan Analytics Tools

Kemajuan teknologi dapat Anda manfaatkan untuk mendapatkan hasil yang diharapkan. Dengan menggunakan perangkat yang mengolah data (analytics tools), Anda bisa mengetahui sasaran dari pasar Anda.  Contohnya, Anda bisa menggunakan Google Trend untuk mengetahui apa yang paling dicari di mesin pencari Google.

5. Menciptakan Buyer Persona 

Buyer persona adalaah sebuah representasi pelanggan. Anda menciptakan sebuah sosok calon pembeli Anda berdasar pada ciri fisik, demografi, dan lainnya. Untuk membangun buyer persona, Anda bisa memulai dengan menentukan jenis kelamin, usia, gaya hidup, dan lainnya. Dengan data yang spesifik, target Anda akan lebih unik.  Data untuk buyer persona bisa Anda dapatkan dari berbagai analytic tools. Jika Anda memiliki website, Google Analytics adalah salah satu tools yang tepat. Tools ini mampu mencatat informasi pengunjung website Anda mulai dari lokasi, lama akses, bahkan profilnya.

6. Jelaskan Keunggulan Produk Anda 

Setelah menetukan buyer persona Anda dan mengamati kompetitor Anda, sekarang saatnya Anda menunjukkan kelebihan dari produk Anda. Jika perusahaan Anda menawarkan produk yang mengedepankan fitur, maka Anda harus fokus pada penjelasan tentang kecanggihan fitur tersebut. Anda bisa menjelaskan kemudahan yang ditawarkan oleh produk Anda untuk menyelesaikan pekerjaan sehari-hari.

7. Menciptakan Brand Positioning 

Branding bertujuan untuk menciptakan persepsi sebuah produk bagi pelanggan. Peran branding sangat penting bagi penjualan suatu produk. Faktanya, 91% konsumen cenderung membeli produk dari brand ternama. 

Jika Anda berhasil menciptakan brand positioning, pangsa pasar Anda akan terbentuk dengan baik. Selanjutnya, Anda hanya perlu menjaga brand Anda tersebut untuk mendapatkan potensi pasar yang maksimal. 

Faktor yang Menentukan Target Pasar 

Setelah Anda memahami bagaimana cara menentukan target pasar, sekarang giliran Anda untuk mengetahui faktor yang dapat membantu Anda menentukan target pasar. JALA.ai akan membahasnya satu persatu 

1. Lokasi Penjualan Produk Anda

Lokasi merupakan salah satu faktor yang berperan penting dalam menentukan target pasar. Dengan menentukan lokasi yang sesuai dengan produk yang Anda tawarkan Anda akan dengan mudah menentukan pangsa pasar dari produk Anda. 

2. Demografi Calon Pembeli 

Demografi adalah segala sesuatu yang berkaitan dengan dinamika penduduk, meliputi jenis kelamin, usia, tingkat pendidikan dan lainnya. Jika Anda mengetahui demografi dari calon pelanggan Anda, maka Anda akan menegtahui seberapa besar target pasar dan pendekatan pemasaran seperti apa yang dibutuhkan. 

3. Kebiasaan Calon Pembeli 

Dengan mempelajari kebiasaan calon pembeli, Anda tidak hanya mampu menentukan produk apa yang ingin Anda ciptakan namun juga waktu yang tepat untuk memasarkannya. 

4. Daya Beli Konsumen 

Sebagian besar konsumen sangat memperhatikan harga sebuah produk sebagai pertimbangan utama. pastikan Anda jeli dalam menentukan harga terbaik dari produk atau jasa yang Anda tawarkan. Coba berikan beberapa pilihan harga paket yang berbeda untuk pangsa pasar yang berbeda juga. 

Strategi Target Pasar

Nah, sekarang Anda sudah mulai memehami tentang konsep untuk menentukan sasaran untuk produk Anda. Sekarang saatnya Anda memilih dan menggunakan strategi yang tepat. Pada dasarnya, terdapat empat strategi target pasar: Mass, Differentiated, Niche, dan Micro Marketing.

1. Mass Marketing 

Mass marketing adalah upaya untuk menjual produk ke semua orang. ketika Anda memanfaatkan strategi ini, Anda tidak perlu menerapkan segmentas khusus untuk calon pelanggan Anda. Sebab, produk yang dijual bersifat umum atau dapat ditujukan untuk semua orang. 

2. Differentiated Marketing 

Apabila produk Anda sudah mulai ditujukan ke pengguna khusus, maka Anda harus mulai menggunakan differentiated marketing.  Ini adalah strategi yang mengharuskan Anda untuk menciptakan produk yang berbeda untuk target pasar yang berbeda.

3. Niche Marketing

Niche marketing adalah strategi target pasar yang lebih sempit karena terkait dengan karakteristik konsumen yang khusus. Meskipun memiliki pasar yang relatif kecil, tak jarang niche marketing memungkinkan Anda meraih penetrasi pasar yang lebih baik. Jika menerapkan strategi yang tepat, Anda bisa saja menjadi market leader di niche tersebut.

4. Micro Marketing 

Micro marketing menyasar pada target pasar yang lebih kecil. Strategi ini bisa Anda terapkan jika produk yang Anda hasilkan memiliki keterbatasan dari sisi lokasi, waktu atau jenis barangnya.

Apa yang Dilakukan Setelah Mengetahui Target Pasar?

Setelah Anda mengetahui target pasar Anda, ada beberapa strategi yang bisa Anda lakukan terhadap produk Anda:

  1. Menciptakan Produk Baru
    Target pasar Anda telah menjelaskan secara detail siapa calon konsumen Anda dan bagaimana peluang bisnisnya. Maka, Anda bisa menciptakan produk baru dengan memastikan semua elemennya sesuai dengan target pasar tersebut. Elemen tersebut bisa berupa jenis produk yang dihasilkan, kemasan produk, harga yang ditawarkan, kemudahan pengiriman, maupun kegiatan purna jual (after sales service).
  2. Mengembangkan Produk
    Jika Anda sudah mengeluarkan suatu produk dan ternyata tidak sesuai dengan pangsa pasar yang Anda inginkan, Anda bisa melakukan pengembangan produk. Salah satu caranya bisa melakukan repackage (mengemas ulang). Misalnya dengan membuat kemasan yang lebih kecil jika target pasar Anda adalah masyarakat yang gemar dengan produk ekonomis. 
  3. Retargeting
    Bagaimana jika target pasar telah sesuai namun peningkatan penjualan belum terjadi? Anda bisa meyakinkan pembeli dengan menggunakan media dan cara promosi yang berbeda.

Kesimpulan

Mengetahui target pasar sangat penting, baik bagi Anda yang baru saja memulai bisnis, maupun bagi Anda yang ingin meningkatkan penjualan produk. Dengan memahami mana target yang sesuai dengan pasar Anda, akan membantu kita untuk membuat produk yang sesuai dengan kebutuhan calon pembeli, dan memasarkan produk sesuai dengan kebiasaan mereka. Untuk mengetahui target pasar, Anda harus terlebih dahulu menentukan segmentasinya, baik dari sisi geografi, demografi, maupun ekonomi. Dengan menggunakan data yang tepat, Anda akan memiliki target pasar yang jelas. Keberhasilan menentukan target pasar dengan benar akan bisa membantu bisnis Anda berkembang dengan baik. Selamat mencoba!

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn
Share on whatsapp
WhatsApp

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *