fbpx
Menu Tutup

6 STRATEGI BRANDING AMPUH UNTUK MEMPERKUAT BRAND

Ketika berbicara mengenai air minum, merek apa yang biasanya terlintas dipikiran Anda? Kebanyakan dari kita mengkaitkan air minum dalam kemasan dengan merek Aqua meskipun produk tersebut berasal dari merek lain, kenapa demikian? Jawabannya adalah merek Aqua memiliki strategi branding yang kuat dalam industinya. Jika ingin merek miliki bisnis Anda dikenal seperti Aqua, Anda perlu membangun citra merek yang positif dan tepat. 

Untuk itu, pada artikel kali ini JALA.ai akan memandu Anda bagaimana cara untuk memahami branding, manfaat untuk bisnis dan stratgei membangun merek yang tepat untuk bisnis Anda. Selamat membaca! 

Apa Itu Branding?

Sebelum kita membahas lebih jauh mengenai branding, Anda terlebih dahulu harus mengetahui pengertian merk/branding terlebih dahulu. Menurut American Marketing Association, merek adalah nama, istilah, desain, simbol, atau karakteristik lainnya dari sbeuah produk atau jasa yang membedakannya dengan yang lain. 

Oleh karena itu, branding disini dapat diartikan sebagai segala usaha untuk menciptakan sebuah brand. Dengan kata lain, proses menentukan misi, visi, serta logo dapat dikategorikan sebagai branding. 

4 Unsur dalam Branding

Merek dapat diwakilkan oleh bebrbagai macam hal. Namun, keempat unsur di bawah ini tidak boleh Anda lupakan ketika melakukan branding: 

  • Visi dan Misi 
    Visi dan Misi merupakan fondasi dari merek Anda. Visi merupakan tujuan jangka panjang yang ingin dicapai dengan merek Anda, sedangkan misi merupakan solusi yang ingin Anda berikan untuk memecahkan masalah yang ada. 
  • Logo 
    Logo dapat diartikan sebagai wajah dari sebuah merek. untuk mencipatakannya, diperlukan gaya tulisan, warna, dan bentuk yang dapat membekas dalam pikiran atrget pasar Anda. 
  • Jargon 
    Apabila Logo mencipatakan citra visual pada sebuah merek, Jargon bisa dikatakan sebagai perwakilan melalui tutur kata yang membuat merek Anda lebih hidup. Dengan memilikinya, calon pelanggan akan lebih paham dengan apa yang merek Anda ingin tawarkan. 
  • Website 
    Di era digital seperti sekarang ini, Anda diharuskan menampilkan citra merek melalui situs resmi atau yang sering diwebut dengan website. Apabila tidak, usaha Anda tidak akan terkenal.

Manfaat Branding untuk Bisnis Anda 

Branding merupakan suatu cara bagi bisnis untuk dapat dikenal oleh target pasar yang tepat. Kita bisa liat dari merek Aqua, bagaimana Aqua dapat melakukan branding terhdapa mereknya sehingga Aqua dapat merepresentasikan air dalam kemasan di benak pikiran kita. 

Baik industri bisnis besar, menengah maupun kecil, semuanya membutuhkan branding untuk menarik perhatian dari target konsumen masing-masing. Berikut ini adalah beberapa alasan mengapa branding bisa menjadi kunci utaa kesuksesan sebuah bisnis: 

  • Merek akan terkenal dengan mudah 
    Branding yang tepat akan membuat merek Anda terkenal. Contoh saja Dear Butter yang sedang di gandrungi banyak konsumen karena produk Croffle (Croissant dan waffle). Bisnis ini berhasil membedakan brandnya dari kompetitornya melalui produk Croffle ini. 
  • Memberikan bisnis Anda posisi yang kuat dalam industri 
    Dalam jangka panjang, usaha memperkuat merek menempatkan bisnis Anda pada posisi yang stratgeis dalam industrinya
  • Kepercayaan terhdapa merek Anda akan meningkat 
    Brand yang dikenal secara positif akan lebih dipercaya dan lebih mudah menarik pelanggan baru. Selain itu, pelanggan lama juga akan betah berbisnis dengan Anda jika kualitas dan citra merek terjaga.
  • Mendukung pemasaran merek itu sendiri 
    Usaha pemasaran Anda akan lebih mudah jika memiliki merek yang sudah dipercaya. Konsumen yang puas dengan produk atau layanan Anda akan cenderung merekomendasikannya ke orang lain.

Nah, pada titik ini, mungkin Anda bertanya-tanya, bagaimana cara membangun brand yang tepat? Agar dapat menjalankan branding yang tepat, Anda memerlukan startegi. Startegi branding ini akan dijelaskan dengan lebih lengkap pada bagian berikutnya. 

Apa itu Strategi Branding?

Anda dapat menciptakan sebanyak mungkin brand yang Anda mau. Akan tetapi, brand ternyata bukan hanya pencitraan sesaat, istilah tersebut juga melingkupi opini dan ekspektasi orang yang diciptakan olehnya.

Begini contohnya. Ketika mendengar nama Indomie, apa yang ada di benak Anda? Kebanyakan orang mungkin akan menjawab “mie instan”. Meskipun kini merekmie instan yang dijual di pasaran tidak hanya Indomie, namanya membekas di pikiran orang banyak sebagai produk mie instan utama mereka.

Selain Indomie, masih ada banyak lagi contoh yang memiliki dampak serupa terhadap konsumen. Biasanya, nama mereka menjadi istilah barang atau jasa yang mereka tawarkan, seperti JNE, Stabilo, Gofood hingga Shopee. 

Ketika menjalankan sebuah bisnis, tentunya Anda ingin brand Anda memiliki masa depan yang sama dengan merek-merek di atas — diasosiasikan terhadap suatu produk secara positif oleh penggunanya. Agar bisa merealisasikannya, Anda perlu strategi branding, yaitu rencana jangka panjang untuk membangun image yang dapat bertahan lama.

6 Strategi Branding Ampuh untuk Memperkuat Merek

Apa sajakah strategi branding yang dapat digunakan? Keenam kiat di bawah ini akan membantu Anda memperkuat merek serta menjaganya berada di posisi teratas. Selain untuk perusahaan atau organisasi, cara-cara ini juga dapat diimplementasikan pada diri para pekerja freelancer untuk meningkatkan daya jual mereka. Berikut ini strategi branding yang bisa Anda gunakan dalam bisnis Anda.

1. Sebutkan Tujuan Brand Anda 

Sebelumnya telah disebutkan bahwa solusi yang Anda janjikan melalui sebuah produk merupakan salah satu bentuk branding. Akan tetapi, janji tidaklah cukup untuk membentuk image yang dapat menciptakan dampak di masyarakat. Apalagi, sudah banyak perusahaan yang melakukannya.

Pernyataan di atas mungkin susah dipahami, terutama apabila Anda belum pernah mendengar tentang brand promise (janji) dan brand purpose (tujuan).

Pada dasarnya, brand promise adalah keunikan dari brand yang ingin Anda gunakan untuk menarik perhatian calon konsumen. Di sisi lain, brand purpose merupakan misi yang ingin Anda bawa dengan bisnis Anda.

Dari penjelasan tersebut, dapat dipahami bahwa keunikan memang mampu menjadi pembeda diri Anda dari orang lain. Sesuatu yang unik juga dapat menjadi pusat perhatian dengan mudah.

Akan tetapi, keunikan akan kehilangan nilainya seiring waktu berlalu. Untuk mempertahankan kedudukan brand Anda, diperlukan sebuah nilai lebih, yaitu alasan sebenarnya di balik bisnis Anda.

2. Konsitensi 

Salah satu ciri bisnis yang dapat bertahan lama adalah konsistensi — dalam berbagai hal, termasuk warna, ide, desain logo, dan gaya bahasa. Mengapa?

Harmoni yang ditemukan pada sebuah merk akan membentuk persepsi positif dalam pikiran masyarakat. Selain itu, hal tersebut juga membuat bisnis Anda lebih mudah diingat.

3. Miliki Website 

media sosial merupakan salah satu alat untuk membangun bisnis Anda. Namun, usaha branding sebuah perusahaan belum lengkap tanpa keberadaan website.

Mengapa website? Dalam sebuah studi Verisign, 88 persen perusahaan setuju bahwa memiliki website memudahkan konsumen untuk menemukan mereka. Hal ini dikarenakan kebiasaan pembeli yang telah berubah. Kini, 82 persen dari mereka mencari produk atau jasa yang diinginkan di internet. Banyak usaha kecil menengah yang berhasil membangun kesuksesan mereka dengan bantuan website. 

4. Membangun Kedekatan dengan Pelanggan 

Psikolog Roy Baumeister dan Mark Leary menyebutkan bahwa kedekatan dengan orang lain merupakan salah satu kebutuhan psikologis manusia yang mendasar.

Ternyata, konsep kedekatan tersebut dapat digunakan untuk meningkatkan citra positif sebuah bisnis. Cara penerapannya berbeda-beda, tetapi yang paling sering dilakukan adalah melalui komunitas pengguna.

5. Apresiasi Pelanggan Anda 

Barangkali brand Anda telah memiliki pelanggan setia. Bahkan, mungkin beberapa dari konsumen-konsumen ini tidak hanya membeli produk atau menggunakan jasa Anda, tetapi juga merekomendasikannya dan mengulasnya secara online.

Agar loyalitas tersebut tidak pudar, Anda perlu mengungkapkan rasa terimakasih kepada pelanggan yang memberikan apresiasi lebih. Nah, ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk menunjukkannya.

Sistem poin adalah salah satunya. Konsepnya sederhana: setiap pembelian produk atau penggunaan jasa akan mendapatkan satu poin. Ketika seorang pelanggan berhasil mengumpulkan sejumlah poin, ia berhak mendapatkan sebuah hadiah. Bentuknya pun bisa berbagai macam, dari hadiah berupa fisik maupun voucher diskon. Mungkin Anda pernah melihat sistem serupa di swalayan atau toko tertentu.

Contoh lainnya adalah ucapan terima kasih. Meskipun terdengar sepele, sebuah ungkapan apresiasi menunjukkan bahwa brand Anda memperhatikan keberadaan para pelanggannya.

6. Perhatikan Kompetitor Anda 

Anda bisa menggunakan kelima strategi brand yang telah dibahas sebelumnya, tetapi jangan lupa untuk mengawasi gerak-gerik para pesaing.

Mengapa demikian? Untuk mengetahui apa yang dapat dilakukan agar sebuah merek lebih unik dari yang lain, Anda harus tahu taktik mereka. Apalagi, Anda tidak ingin menggunakan strategi brand yang terlalu mirip dengan milik kompetitor dan membuat target pasar kebingungan. Ditambah lagi, menganalisa pesaing memungkinkan Anda untuk menghindari kesalahan yang terjadi pada usaha branding mereka.

Semoga artikel ini bermanfaat bagi Anda. Jika memiliki pertanyaan, jangan sungkan untuk meninggalkan komentar pada kolom yang tersedia di bawah ini.

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn
Share on whatsapp
WhatsApp

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *