fbpx
Menu Tutup

4 TIPS CLOSING UNTUK PROSPEK YANG RAGU

Apakah Anda merasa kegiatan follow-up yang Anda lakukan tidak membuahkan hasil dan membutuhkan tips closing untuk bisnis Anda? Setelah melakukan kegiatan campaign melalui digital marketing, pastinya Anda berharap akan mendapatkan prospek sebagai hasil usaha tersebut bukan? Lalu setelah mendapatkan prospek tersebut apa yang Anda lakukan untuk dapat meyakinkan prospek tersbut supaya melakukan pembelian terhadap produk/layanan Anda? 

Apakah Anda melakukannya dengan cara memaksa prospek Anda agar segera melakukan pembelian? Memberikan urgensi? Atau dengan mengoptimalkan cara Anda melakukan follow-up? Salah satu dari cara tersebut pastinya sekarang sedang Anda lakukan untuk meyainkan prospek Anda yang ragu. 

Terdapat banyak alasan yang membuat seorang prospek bisa ragu dalam melakukan pembelian, seperti sedang bernogisiasi dengan kompetitor Anda, sedang dalam proses pengambilan keputusan internal atau ingin menunda terlebih dahulu untuk melakukan pembelian karena masih belum memiliki data yang cukup terhadpa bisnis Anda. 

Ketika Anda berhadapan dengan prospek yang ragu, maka tak jarang Anda juga akan berada di posisi yang sama. Dimana Anda ragu apakah harus terus bernogiasi atau mengakahirinya yang mengakibatkan semakin lama Anda memutuslan maka Anda akan terjebak dengan satu prospek dan membuang waktu sia-sia. Untuk itu, Anda harus dapat memutuskan bagaimana cara terbaik dalam melakukan follow-up agar Anda bisa mendapatkan jawaban dari prospek yang ragu dalam mengambil keputusan. Berikut ini, JALA.ai membagikan 4 tips closing untuk meyakinkan prospek yang ragu.

1. Membantu prospek dan menunjukkan empati Anda

Prospek yang saat ini ragu untuk menentukan pembelian kepada Anda, memiliki satu alasan kepercayaan terhadap Anda yang masih minim. Bangun kepercayaan dari prospek Anda dengan membantu mereka seperti memberikan solusi, meyakinkan kepada mereka bahwa Anda adalah ahlinya untuk mengatasi masalah prospek dan lain sebagainya. Ungkapkan kepada mereka bahwa apa yang Anda lakukan adalah untuk membantu mengatasi masalah yang tengah dihadapi.

2. Sentuh prospek dengan informasi yang edukatif 

Semua orang perlu belajar, karena dengan belajar dapat menambah wawasan dalam kehidupan. Jika Anda memang seorang ahli, cobalah edukasi prospek Anda dengan informasi-informasi penting baik tentang bisnis atau tentang hal-hal lain yang berhubungan dengan prospek. Anda juga dapat memberikan video-video interaktif yang menunjukkan keahlian Anda tersebut untuk menguatkan gambaran siapa Anda dan apa keahlian Anda.

3. Memiliki sistem follow-up yang baik

Prospek yang ragu dalam mengambil keputusan dapat menghabiskan waktu Anda hingga berbulan-bulan. Jika Anda tidak memiliki sistem yang dapat memonitor kegiatan follow-up prospek tersebut, tentu Anda bisa lupa dengan apa yang sudah di negosisasikan dengan prospek. Belum lagi apabila data dari negosiasi yang pernah Anda lakukan hilang atau tidak dapat ditemukan, tentunya Anda harus melakukan follow-up ulang kepada prospek Anda dan kemungkinan prospek akan semakin ragu dengan bisnis Anda. 

Untuk menghindari masalah-masalah yang disebutkan diatas, bisnis Anda membutuhkan sistem yang dapat membantu Anda dalam proses dokumentasi kegiatan follow-up prospek. Salah satu sistem yang dapat membantu bisnis Anda adalah dengan menggunakan Sales Software JALA.ai. JALA.ai dapat membuat kegiatan penjualan bisnis Anda menjadi lebih efektif dan efisien. Dengan menggunakan JALA.ai, Anda tidak perlu khawatir tentang data yang hilang atau tidak dapat ditemukan karena semua pendataan informasi kegiatan follow-up tersimpan dengan rapi di sistem. 

Selain dapat menyimpan data, JALA.ai juga memiliki fitur jadwal follow-up yang sangat mudah. Anda dapat menentukan reminder untuk waktu meeting dengan prospek atau waktu untuk melakukan panggilan dengan prospek sesuai dengan kebutuhan atau kesiapan prospek.  Anda juga akan dapat dengan mudah melukan pengkategorian prioritas prospek Anda melalui sistem yang tersedia sehingga memudahkan Anda dalam nenprioritaskan komunika atau follow-up dengan prospek. 

4. Segera mengambil keputusan 

Jika Anda sudah merasa bahwa semua usaha yang kami sebutkan tidak membuahkan hasil. Sudah saatnya Anda membuat keputusan sendiri terhadap prospek tersebut. Teliti lebih jauh mengapa prospek tidak memberikan jawaban. Apakah sudah mendapatkan produk dari kompetitor, prospek tidak lagi berminat atau alasan-alasan lain yang dapat Anda kumpulkan. Jika menurut Anda sudah tidak potensial lagi, jangan ragu untuk mengakhiri negosiasi tersebut dengan penutupan berkesan untuk memudahkan prospek mengingat Anda. Tujuannya adalah, ketika suatu hari prospek ingat kepada Anda, mereka dapat segera melakukan pembelian untuk produk Anda.

4 tips closing diatas tentunya akan sangat bermanfaat apabila Anda dapat mengaplikasikannya dalam bisnis Anda. Namun, jangan lupa setiap bisnis membutuhkan sebuat penyesuian agar tips yang dibagikan diatas dapat berjalan dengan baik dan membuahkan hasil. Tips closing ini merupakan suatu gambaran yang bisa Anda coba terapkan dengan penyesuaian dan A/B testing terhadap bisnis Anda. Apabila Anda belum memiliki sistem, ada baiknya apabila Anda mulai mempertimbangkan untuk mengadopsinya dalam bisnis Anda. Tertarik untuk memahami lebih lanjut mengenai sistem Sales Software JALA.ai?

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *