fbpx
Menu Tutup

15 STRATEGI INSTAGRAM MARKETING UNTUK BISNIS

Instagram marketing merupakan salah satu strategi marketing yang bisa Anda manfaatkan dalam melakukan kegiatan pemasaran secara digital. 72% orang memutuskan untuk melakukan pembelian terhadap suatu produk setelah melihatnya di Instagram. Artinya, Instagram memiliki pengaruh yang besar dalam keputusan pembelian oleh calon pelanggan Anda. Hal ini membuat Instagram menjadi salah satu social media terbaik untuk menjalankan social media marketing bagi bisnis Anda nantinya. 

Strategi Instagram Marketing 

Namun, dalam mendapatkan hasil yang maksimal Anda tentu memerlukan strategi. Anda tidak bisa asal posting gambar atau video saja. Berikut ini JALA.ai akan membagikan 15 strategi Instagram Marketing yang wajib Anda coba untuk memaksimalkan kegiatan Instagram Marketing Anda. Apa saja strateginya? Simak penjelasannya dibawah ini. 

1. Gunakan Akun Instagram Bisnis

Langkah pertama yang harus Anda lakukan adalah membuat akun Instagram bisnis. Dengan membuat akun Instagram bisnis, Anda akn memudahkan calon konsumen untuk menghubungi Anda dan memberikan  kesan profesional pada bisnis Anda. 

Akun Instagram bisnis memiliki beberapa fitur yang tidak ada di akun Instagram pribadi. Beberapa fitur tersebut termasuk Instagram Ads dan Insight. Dengan mengaktifkan Instagram bisnis Anda akan dapat melakukan promosi dengan menggunakan Instagram Ads dan melihat insight untuk menganalisis statistik akun Anda. 

2. Optimasi Profil Bisnis Anda

Setelah Anda mengaktifkan Instagram bisnis, sekarang waktunya Anda untuk mengoptimalkan profil Anda. Profil yang baik dan profesional bisa mengubah calon pelanggan menjadi pelanggan tetap. Ada 4 langkah yang bisa Anda lakukan dalam melakukan optimasi profil bisnis Anda. 

Pertama, pilih username yang simpel dan mudah dikenali. Biasanya, username Anda menggunakan nama bisnis agar mudah ditemukan dan dikenali oleh audiens. Kedua, gunakan foto profil brand Anda. Foto profil merupakan hal pertama yang biasanya diperhatikan oleh audiens Anda, untuk itu pilihlah foto profil yang menggambarkan brand atau bisnis Anda. Umumnya, aun bisnis menggunakan logo bisnis/perusahaan sebagai foto profil. 

Ketiga, tulis bio yang menarik dan informatif. Setelah melihat foto profil, audiens Anda akan memperhatikan bio Anda. Oleh karena itu, maksimalkan 150 karakter dalam bio Anda. Yang terakhir, masukkan CTA. Call-to-action (CTA) harus ada dalam akhiran bio Anda. CTA ini akan berguna untuk mendekatkan konsumen agar membeli produk Anda. Jangan lupa masukkan link untuk mempermudah audiens mengakses promo/penawaran/website yang Anda arahkan. 

3. Ketahui Jenis Postingan di Instagram

Setelah Anda membuat akun Instagram bisnis, kini saatnya Anda untuk membuat konten untuk dapat menarik perhatian audiens Anda. Di Instagram, konten dibagi menjadi empat, yakni feed Instagram, Instagram Stories, Instagram live, dan Instagram TV. 

Feed Instagram merupakan keseluruhan foto ataupun video yang pernah Anda bagikan dalam akun Instagram Anda. Instagram Stories ini berbeda dengan konten di Instagram pada umumnya. Stories hanya bertahan selama 24 jam dan posisi stories berada di atas feed Anda. Instagram live merupakan jenis konten yang memungkinkan Anda untuk melakukan siaran langsung dan bisa ditonton oleh follower Anda. Instagram TV atau IGTV adalah salah satu fitur terbaru Instagram. Berbeda dengan live, IGTV ini mirip dengan Youtube. Di IGTV follower bisa menonton video yang sudah di upload. 

4. Optimasi Feed Instagram

Jenis konten di feed Instagram dibagi menjadi dua, yakni gambar dan video. Untuk gambar tidak ada ketentuan khusus, sedangkan untuk video, durasi maksimal 60 detik dengan dimensi 1080 x 608 untuk portrait dan 1080 x 1350 untuk landscape. 

Konten yang Anda buat untuk feed Instagram, harus cocok dengan brand image dan di saat yang sama juga bisa diterima dengan baik oleh audiens Anda. Ada beberapa tema konten yang bisa Anda terapkan dalam akun bisnis Anda, misalnya educate, inspire, entertain atau convincing content. 

5. Manfaatkan Instagram Stories

Instagram Stories berbeda dengan Instagram fitur pada umumnya. Selain karena hanya bertahan 24 jam, posisi stories juga berada di atas feed Anda. Perbedaan ini membuat Instagram Stories mempunyai beberapa keunggulan dari postingan biasa. 

6. Manfaatkan Instagram Live

Ketika Anda sudah aktif dalam melakukan kegiatan Instagram Marketing, Instagram Live dapat Anda manfaatkan sebagai sarana untuk meningkatkan engagement. Menurut penelitian livestream, 80% orang lebih memilih menonton siaran langsung dari brand tertentu daripada membaca artikel di blog. 

Pastikan Anda memberitahu terlebih dahulu kepada follower Anda waktu Anda akan Live. Sebab, semakin banyak penonton yang bisa Anda kumpulkan, semakin tinggi pula kesempatan untuk ditampilkan di “Top Live” pada Explore.

Live Instagram ini bisa Anda gunakan untuk banyak hal. Beberapa di antaranya adalah mengumumkan produk baru, merekam event yang sedang terjadi, hingga menjalankan sesi tanya jawab secara langsung dengan follower.

Setelah siaran langsung usai, Anda juga bisa mempostingnya dalam bentuk stories yang akan tersedia selama 24 jam. Jadi, bagi follower yang kelewatan, tetap bisa tahu apa yang Anda bahas dalam sesi live stream.

7. Gunakan IGTV

Instagram TV (IGTV) memungkinkan pengguna untuk menonton video dengan durasi panjang langsung dari aplikasi Instagram. Untuk membagikan konten IGTV ini, ada beberapa hal yang perlu Anda perhatikan sebelumnya: 

  • Video yang dibagikan minimal harus berdurasi satu menit. 
  • Panjang durasi maksimal video saat di upload lewat handphone adalah 15 menit. Sedangkan saat di-upload dari web, durasi maksimal menjadi 60 menit.
  • Video haruslah dalam format MP4.
  • Untuk video vertikal rasio aspeknya adalah 9:16. Sedangkan video horizontal 16:9.
  • Resolusi video minimal adalah 720 piksel dan framerate minimal 30 FPS.
  • Ukuran maksimal video berdurasi 10 menit atau kurang adalah 650 MB. Sedangkan ukuran file maksimal untuk video berdurasi hingga 60 menit adalah 3,6 GB.
  • Ukuran sampul video yang disarankan adalah 420px kali 654px.

Fitur IGTV ini bisa Anda manfaatkan untuk mempromosikan produk Anda, video tutorial, behind-the-scene, ataupun berbagai video mengenai bisnis Anda. 

8. Repost Foto atau Stories dari Follower

Langkah dalam strategi kali ini berguna untuk memperkaya konten feed dalam Instagram Anda tanpa perlu bersusah payah lho. Anda cukup memanfaatkan postingan dari follower Anda, dan mengunggah ulang di laman akun Anda. Selain itu, melakukan re-posting juga membantu meningkatkan tingkat engagement antara Anda dengan follower. Semakin sering Anda melakukan kegiatan re-posting, semakin banyak follower yang akan lebih sering memposting tentang bisnis Anda juga. Baik itu di Instagram feed maupun di Instagram Stories mereka. 

9. Buat Caption yang Menarik

Menulis caption memang kadang bisa menjadi proses yang sulit. Coba Anda ingat-ingat kapan terakhir Anda bisa menulis caption dalam sekali coba tanpa menghapus kata-katanya sama sekali? Caption yang menarik bisa membuat orang berlama-lama dalam postingan Anda, sehingga bisa meningkatkan engagement.

10. Buat Hastag Unik yang Kreatif

Lebih dari 95 juta postingan dibuat setiap harinya di Instagram. Dengan begitu banyaknya konten, postingan Anda bisa tenggelam dan tak banyak orang yang akan mengetahuinya. Untuk menghindarinya, gunakanlah hashtag.

Anda bisa memasang hashtag umum yang relevan dan sedang populer saat itu. Untuk mengetahui hashtag yang sedang populer, lakukan riset terlebih dahulu lewat pencarian tagar dalam menu Explore.

Namun, jangan selalu mengandalkan hastag umum, ya. Cobalah untuk membuat hashtag untuk bisnis Anda sendiri. Buatlah hashtag yang unik terkait bisnis Anda. Hashtag yang unik berguna untuk memudahkan orang dalam mencari postingan yang berhubungan khusus dengan brand Anda. 

11. Posting di Waktu yang Tepat 

Langkah-langkah yang telah disebutkan diatas akan berjalan dengan lancar apabila Anda memilih waktu posting yang tepat. Untuk mengetahui waktu posting yang tepat, coba cek insight di akun Instagram milik Anda. Waktu posting bisa berbeda-beda tergantung dari bisnis serta target audiens Anda. 

Namun, secara umum ada dua riset yang bisa Anda jadikan patokan. Berdasarkan sproutsocial, waktu terbaik untuk posting di Instagram pada umumnya adalah hari Rabu pukul 11.00 dan Jumat pukul 10.00-11.00. Sedangkan, berdasarkan CoSchedule, waktu terbaik untuk posting adalah pukul 8.00-9.00 dan pukul 02.00.

Selain itu, menurut riset  CoSchedule, Anda disarankan untuk posting satu atau dua kali sehari. Jangan sampai Anda tidak posting sama sekali dalam satu hari karena brand Anda harus muncul di feed follower secara rutin. 

12. Manfaatkan Fitur Instagram Bisnis

Saat sudah beralih ke akun bisnis, Anda pasti akan menyadari ada beberapa opsi baru yang muncul. Akun bisnis Instagram memang memberikan fitur-fitur canggih yang bisa menunjang bisnis online Anda. Ada 5 fitur yang akan JALA.ai coba jelaskan dalam artikel kali ini, apa saja fitur tersebut? 

1. Insight 

Insights merupakan sebuah fitur yang bisa memberikan analisis mengenai performa akun bisnis Anda. Dari mengetahui siapa saja follower terbaru, seberapa sering profil akun Anda dikunjungi, jumlah impressions, jumlah postingan, jumlah klik website dan jumlah klik email. Insights juga bisa membuat Anda melihat detail demografi follower, dari jenis kelamin, umur hingga lokasi mereka.

Dengan Insights, Anda bisa memahami lebih jauh bagaimana follower Anda merespon terhadap konten atau produk yang Anda posting. Jadi, Anda bisa tahu jenis postingan apa yang paling menarik bagi followers, sehingga meningkatkan performa bisnis Anda kedepannya. Hal ini tentunya akan sangat bermanfaat dalam strategi instagram marketing Anda kedepannya.

2. Instagram Ads 

Anda pasti ingin mempromosikan produk Anda bukan? Instagram Ads ini berfungsi membantu Anda melakukan kegiatan promosi dalam Instagram agar konten yang Anda buat dapat mencakup lebih banyak audiens di luar dari follower yang telah Anda miliki. 

3. Tombol Kontak 

Pada akun bisnis, tombol “Kontak” akan muncul tepat di bawah profil Anda. Di sini, Anda bisa memasukkan nomor telepon dan/atau alamat email. Semakin memudahkan calon konsumen untuk menghubungi Anda, kan?

4. Quick Reply 

Fitur Quick Reply ini memungkinkan Anda untuk membalas cepat berbagai pesan yang masuk lewat direct message (DM). Dengan ini Anda bisa menghemat waktu dan tenaga. Sebab, Anda bisa menyimpan dahulu pesan yang sekiranya merupakan jawaban dari pertanyaan-pertanyaan yang akan sering ditanyakan oleh calon konsumen.

5. Swipe Up di Stories 

Apabila akun bisnis Anda mempunyai lebih dari 10 ribu follower, Anda bisa menambahkan link ke stories dalam bentuk swipe up atau “geser ke atas”. Fitur ini memungkinan untuk mengarahkan follower secara langsung ke landing page atau ke website Anda. Sehingga bisa meningkatkan leads atau mempercepat transaksi bagi konsumen. 

13. Tingkatkan Engagement

Engagement sangat penting di Instagram di mana para penggunanya selalu dibanjiri berbagai konten baru setiap saatnya. Ada beberapa cara untuk meningkatkan engagement, salah satunya dengan membuat konten yang bisa disimpan. Konten yang bisa disimpan membuat follower Anda ingin membacanya lagi di masa depan. Agar menarik bagi follower untuk menyimpannya, buatlah konten yang bisa memberikan nilai bagi follower. Bisa dari infografis, hingga meme atau kata-kata bijak.

14. Buat Instagram Ads

Dalam Strategi Instagram Marketing Anda, manfaatkanlah fitur Instagram Ads. Instagram Ads adalah platform iklan dari Instagram yang memungkinkan Anda untuk mempromosikan postingan di akun bisnis Anda.

Ada dua cara untuk membuat Instagram Ads, yakni melalui Facebook Ads Manager dan langsung melalui Instagram itu sendiri. Kedua cara tersebut membutuhkan Anda untuk mempunyai Facebook Page terlebih dahulu. Sehingga, pastikan Anda sudah membuat halaman terkait bisnis Anda di Facebook.

15. Bekerjasama dengan Influencer

Membahas strategi marketing di Instagram tak lengkap rasanya kalau tak membicarakan mengenai influencer atau sering disebut juga dengan selebgram ini. Melalui influencer, Anda bisa menjangkau audiens yang lebih luas lagi melalui follower dari influencer tersebut.

Berdasarkan hasil riset dari Statista, 51% orang Indonesia lebih percaya dengan review Influencer daripada iklan biasa. Serta, 69,3% warga Indonesia juga telah menggunakan produk/brand yang pernah di review oleh influencer.

Pengaruh influencer memang tak bisa diremehkan dan banyak bisnis juga sudah menggunakan mereka dalam strategi pemasarannya. 

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *