fbpx
Menu Tutup

10+ CARA OPTIMASI SEO ON PAGE DI KONTEN WEBSITE

Dalam SEO, terdapat banyak faktor yang perlu diperhatikan agar website bisa naik peringkat di hasil pencarian dengan cepat. Untuk memudahkan penerapannya, SEO dibagi menjadi dua jenis, yaitu SEO on page dan off page. Di artikel kali ini, JALA.ai akan membahas mengenaai apa itu SEO dan bagaimana cara mengoptimasinya. 

Apa itu SEO On Page? 

SEO on page merupakan kegiatan optimasi SEO yang dilakukan pada konten yang diterbitkan. Langkah optimasi tersebut, fokus terhadap faktor-faktor yang terdapat dalam konten. Singkatnya, on page SEO dapat diartikan sebagai langkah optimasi meningkatkan kualitas konten agar mudah dibaca dan dipahami pembaca website atau blog Anda. On page SEO yang dapat dioptimasi dengan baik akan memudahkan mesin pencari untuk memahami konteks konten dan relevansi website Anda dengan kata kunci yang dicari. 

Cara Optimasi SEO On Page untuk Website dan Blog 

Setelah memahami tentang apa itu SEO on page, kini kita masuk pada bagian cara untuk dapat mengoptimasi SEO on page pada website maupun blog Anda. Setidaknya terdapat 15 cara optimasi on page SEO yang bisa Anda lakukan. Dimulai dari mengubah permalink menjadi sederhana hingga mengganti pengaturan link menjadi open in new tab. Apa saja langkah yang bisa diambil untuk mengoptimasi website dan blog Anda? Simak penjelasannya di bawah ini! 

1. Gunakan Permalink Sederhana

Permalink sederhana menjadi salah satu indikator utama SEO 2019. Permalink yang sederhana akan memberikan kemudahan pada mesin pencari untuk mengenali topik yang Anda bahas dalam konten website maupun blog Anda. Idealnya permalink cukup mengandung focus keyword yang Anda targetkan dalam mesin pencari. Dengan membuat permalink pada website maupun blog Anda menjadi lebih sederhana, Google akan lebih mengenali konten tersebut dan secara otomatis dapat membantu meningkatkan performa konten dalam daftar hasil pencarian Google. 

2. Buat Judul Konten yang Menarik 

Membuat judul konten semenarik mungkin adalah hal yang penting agar saat orang yang melihat dapat langsung tertarik dalam sekilas. Ketika seseorang mencari sebuah kata kunci pada mesin pencari, hasil yang ditemukan adalah judul dan deskripsi singkat konten Anda di hasil pencarian. Membuat judul yang menarik bisa menjadi salah satu cara agar konten yang Anda buat menarik perhatian banyak audiens. 

Menurut Content Marketing Institute, judul atau headline konten yang memasukkan angka di dalamnya menghasilkan performa 45% lebih baik dibandingkan judul tanpa angka. Sebagai contoh: 

Namun bukan berarti setiap konten Anda harus memiliki unsur angka didalamnya, Anda juga harus memastikan bahwa konten tersebut sesuai apabila diberikan angka. Jangan terpaku pada angka persentase. 

3. Tambahkan Gambar atau Video

Konten yang hanya berisikan teks saja tentu akan sangat membosankan untuk dibaca oleh audiens Anda nantinya bukan? Selain itu, konten yang hanya fokus dan memberikan teks tanpa media visual juga akan melelahkan untuk dibaca, alhasil pesan yang ingin Anda sampaikan tidak bisa sampai kepada audiens Anda. jadi Anda harus memastikan bahwa setidaknya dalam konten Anda terdapat satu atau dua gambar di dalamnya. Akan lebih baik lagi apabila Anda bisa memasukkan media visual berupa video. Menurut Vidyard, artikel dengan video memiliki kesempatan 53 kali lebih besar untuk muncul di halaman pertama dalam hasil pencarian mesin pencari dibandingkan artikel tanpa video. 

4. Optimasi Gambar

Seperti yang telah dibahas pada poin sebelumnya, menambahkan gambar pada konten Anda akan dapat membantu meningkatkan kualitas SEO on page. Namun, untuk melakukan hal tersebut ada beberapa hal yang harus Anda perhatikan. Pertama, pastikan ukuran gambar tidak terlalu besar. Gambar yang memiliki ukuran terlalu besar hanya akan memperlambat loading website. Dan kecepatan loading sangat berpengaruh dalam menarik ketertarikan pembaca untuk melakukan kunjungan kembali ke website Anda. Pastikan ukuran gambar yang Anda masukkan dalam konten Anda tidak lebih dari 100KB. 

Kedua, berikan nama file sesuai dengan focus keyword yang Anda targetkan. Nama file yang sesuai dengan focus keyword bisa membantu gambar tersebut untuk muncul di Google Image Search. 

Ketiga, ubah alt text sesuai focus keyword. Alt text atau alternative text berfungsi untuk membantu Google mengidentifikasi topik yang Anda bahas di konten. Selain itu, alt text yang tepat juga memudahkan gambar untuk muncul di hasil pencarian gambar. 

5. Memanfaatkan Heading dan Subheading 

Untuk memberikan kemudahan kepada audiens Anda dalam membaca konten, Anda perlu membuat struktur konten yang jelas dan mudah dipahami. Caranya adalah dengan memanfaatkan heading dan subheading. Heading dan subheading berfungsi untuk memecah artikel Anda menjadi beberapa bagian, seperti bab dan subbab dalam buku. Dengan adanya heading dan subheading, pembaca akan lebih mudah menemukan poin-poin penting yang mereka butuhkan. 

Selain untuk memudahkan pembaca, heading dan subheading juga membantu mesin pencari untuk memahami konten Anda. Heading memudahkan search engine bot untuk melakukan crawling di konten dan melihatnya sebagai pokok bahasan konten. WordPress menyediakan Heading 1 sampai Heading 6. Heading 1 biasanya sudah otomatis digunakan judul. Jadi yang bisa Anda manfaatkan selanjutnya adalah Heading 2 sampai Heading 6. Namun, biasanya Anda hanya memerlukan sampai Heading 4. Di setiap heading tersebut, sebaiknya masukkan focus keyword atau turunannya.

6. Letakkan Focus Keyword di 100 Kata Pertama 

Selain judul, paragraf pertama juga harus dapat memberikan kesan pertama yang baik terhadap audiens Anda. Anda harus to the point tentang apa yang akan Anda sampaikan dalam konten tersebut. Jadi, akan lebih baik apabila Anda meletakkan focus keyword dalam 100 kata pertama jika memungkinkan. 

Walaupun begitu, Anda tidak harus memaksakan focus keyword ke dalam 100 kata pertama apabila memang tidak memungkinkan. Namun, Anda tetap harus membuat paragraf pertama yang menarik dan jelas sehingga pembaca langsung tahu apa yang Anda maksud dalam artikel Anda. 

7. Gunakan Tema Responsive (Mobile-Friendly)

Memiliki website yang dapat diakses dan kompatibel  dengan perangkat manapun juga berpengaruh dalam meningkatkan optimasi SEO on page Anda. Baik dibuka dalam perangkat desktop, tablet, maupun perangkat mobile, website Anda tetap dapat berjalan dengan baik dan responsif. Pastikan tema yang Anda pilih dalam WordPress Anda responsif di semua perangkat, terutama perangkat mobile. Kini Google menilai performa website melalui versi mobile. Jika website versi mobile Anda menghasilkan performa yang buruk, kemungkinan besar akan berpengaruh buruk pada kualitas SEO website keseluruhan. 

8. Sisipkan Outbound Link 

Ketika membuat konten, usahakan setidaknya Anda memasukkan satu link ke website lain atau yang biasa disebut dengan outbound link. Namun, website lain yang Anda masukkan adalah website yang harus memiliki reputasi yang baik dan bukan website asal-asalan. Outbound link berfungsi untuk menunjukkan bahwa konten yang Anda buat memiliki sumber yang dapat dipercaya. Dengan memiliki link yang mengarah ke sumber tersebut sebaga rujukan, konten yang Anda buat akan dianggap memiliki topik yang sama dengan website rujukan tersebut. 

9. Memaksimalkan Internal Link 

Selain outbound link, Anda juga harus bisa memaksimalkan internal link. Internal link adalah link yang dapat mengarahkan audiens Anda ke konten lain di website Anda. Jenis link ini, dapat memudahkan pembaca dalam berpindah dari satu konten ke konten lainnya di website Anda. Selain itu, internal link juga membantu mesin pencari untuk memahami konteks dan hubungan antar halaman dalam website. Google mengutamakan website yang kontennya saling berhubungan. Melalui internal link, Anda bisa menunjukkan hubungan antar konten di website Anda. 

10. Tingkatkan Kecepatan Website 

Kecepatan loading website adalah salah satu hal yang harus Anda perhatikan dengan seksama. Jangan sampai Anda membuat audiens Anda frustasi dan meninggalkan website Anda karena lambatnya loading website. Semakin banyak yang meninggalkan website ANda, semakin tinggi juga bounce rate, bounce rate yang tinggi tentu akan berpengaruh buruk pada kualitas SEO Anda. Maka dari itu, Anda wajib meningkatkan kecepatan website Anda. Sekarang coba cek berapa kecepatan loading website Anda. Anda bisa mencoba mengeceknya dengan menggunakan pingdom untuk melihat seberapa cepat akses website Anda. 

Jika kecepatan loading website Anda masih di atas 5 detik, Anda harus waspada. Sebab menurut riset Google, 53 persen pengunjung meninggalkan website yang loading-nya lebih dari 3 detik.  

11. Gunakan LSI Keyword 

Dalam konten website Anda, akan terdapat focus keyword yang berulang dalam satu konten. Namun, jangan sampai Anda mengulanginya secara berlebihan atau Google akan menganggap konten Anda sebagai spam. Untuk menghindarinya, Anda bisa memanfaatkan LSI keyword. LSI keyword adalah kata kunci yang masih punya makna mirip dengan keyword yang Anda targetkan. LSI keyword adalah kata kunci yang masih punya makna mirip dengan keyword yang Anda targetkan. 

Mengapa Anda perlu menggunakan LSI keyword? Karena kata kunci yang diberikan keyword tool biasanya adalah hasil penyeragaman dari beberapa kata kunci yang mirip. Akibatnya variasi kata kunci yang diberikan terbatas.

12. Tambahkan Tombol Share Media Sosial 

Menambahkan tombol share media sosial pada konten website Anda memang tidak akan memberikan pengaruh secara langsung terhadap kualitas SEO. NAmun, bukan berarti Anda harus mengabaikannya. Dengan menambahkan tombol share media sosial Anda kaan dapat menjangkau dan membangun audiens baru di berbagai platform. Belum lagi dengan masyarakat Indonesia yang sangat aktif di media sosial. Berdasarkan penelitian dari Hootsuite (We Are Social), 59% dari seluruh populasi penduduk indonesia atau sekitar 160 juta penduduk, merupakan pengguna media sosial aktif. 

Dengan menambahkan tombol share tersebut, diharapkan audiens akan lebih mudah dalam melakukan kegiatan sharing across-platform agar pembaca bisa membagikan konten dengan mudah, Anda perlu menambahkan tombol share di semua konten website Anda. Dengan begitu, mereka hanya perlu menekan tombol share dan otomatis berbagi konten di media sosial pilihannya. 

13. Perhatikan Panjang Konten 

Dalam penulisan konten website, Anda juga harus memperhatikan jumlah kata dalam konten karena hal ini menjadi salah satu indikator SEO on page. Tidak ada angka pasti berapa jumlah kata yang harus ada dalam konten. Sebab penentuan jumlah kata selalu berbeda tergantung kata kunci yang ditargetkan dan konten kompetitor. Bisa saja Anda perlu membuat konten 800 kata untuk keyword A, sedangkan untuk keyword B, Anda harus membuat konten 2000 kata.

Anda perlu mengukur berapa panjang konten yang harus Anda buat. Caranya adalah dengan melihat jumlah kata konten kompetitor. Setidaknya melihat jumlah kata konten yang ada di peringkat tiga teratas hasil pencarian. Setelah itu, buat konten yang jumlah katanya sama atau lebih dari kompetitor. 

14. Pastikan Buat Konten Berkualitas dan Solutif

Selain Anda harus memperhatikan panjang konten seperti dibahas dalam poin sebelumnya, kualitas konten juga ikut ambil andil dalam kegiatan optimasi tersebut. Apabila konten Anda tidak memiliki kualitas yang baik, sebanyak apapun jumlah kata yang Anda tuliskan, akan sulit untuk dapat bersaing dalam hasil pencarian Google. Konten yang berkualitas adalah konten yang mampu menjawab pertanyaan audiens dan memberikan solusi terhadap masalah mereka. Ketika seseorang mengetikkan suatu kata kunci dalam mesin pencari, mereka menginginkan jawaban. Jadi pastikan untuk memberikan informasi yang relevan sesuai dengan kebutuhan pencari. 

15. Atur Link Menjadi Open in New Tab 

Mungkin membuka link di tab baru terlihat sepele, tapi bisa meningkatkan kualitas pengalaman pengunjung website Anda. Bayangkan, jika ada tiga atau empat link di satu artikel, pembaca perlu menekan tombol back berulang kali untuk kembali ke konten pertama. Selain melelahkan bagi pembaca, membuka link di tab yang sama juga dikhawatirkan akan meningkatkan bounce rate. 

Kesimpulan 

Dengan memahami dan menerapkan langkah optimasi SEO on page yang telah dijelaskan diatas, Anda akan mampu meningkatkan kualitas on page SEO dengan baik. Selamat mencoba!

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on email
Email

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *